Kuliner Malam di Baranangsiang
    Sekitar terminal Baranangsiang, Bogor, saat malam menjadi lebih semarak. Hal itu lantaran Kehadiran warung-warung nasi khas Sunda banyak menghiasi sepanjang jalan dari Jalan Pajajaran menuju terminal ini. Warung-warung nasi khas sunda ini mengelar dag
    Warung nasi di tempat ini menjadi tempat kuliner alternatif di kota Bogor pada malam hari selain di jalan Pajajaran. Warung-warung nasi ini berbaris berjejer sepanjang trotoar. Menjelang malam, warung-warung nasi ini semakin ramai dengan kehadiran beberapa pengunjung yang baru pulang dari bekerja.
    Apalagi saat malam minggu atau malam senin, banyak kendaraan roda empat dengan plat B (Jakarta), parkir di depan warung-warung nasi. Disamping tempatnya yang sangat strategis karena terletak 500 meter dari jalan tol, harga makanannya pun tidak terlalu mahal. Hanya merogoh kantong Rp 10.000-Rp 20.000, Anda bisa makan kenyang santapan khas ala kota Bogor.
    Punya Pelanggan Setia
    Ada sekitar 25-an warung nasi yang mangkal di Baranangsiang. Umumnya warung nasi di sana menggunakan terpal dan tenda yang bisa dibongkar pasang. Untuk penerangnya, warung nasi ini menggunakan alat penerang berupa petromak. Namun ada juga satu-dua yang menggunakan lampung neon. Meskipun demikian, mereka masing-masing memiliki pelanggan tetap. Sehingga satu sama lainnya tidak saling berebutan mencari pelanggan. Seperti Warung nasi khas Sunda Endah, tiap malam minggu ada saja pelanggannya dari Klender, Kelapa Gading, Condet, dan Pasar Minggu yang datang ke tempatnya. “Rejeki sudah ada yang mengatur Mas,” kata penjaga warung nasi Endah.
    Dari Pete Bakar dan Lalapan
    Namanya warung nasi Sunda, makanan yang disajikan kebanyakan makanan khas setempat seperti ikan lele (goreng), ayam, tempe, tahu, pete bakar, semur jengkol, ampal, usus,dan sebagai. Tidak lupa pula kredok, leunca, sambel dadaknya dengan lalapan. Semua lauk tadi disusun berjejer diatas meja. Sehingga pengunjung bebas memilih lauk yang diinginkan. Sementara santapan lainnya yang tak kalah menggiurkan adalah soto bogor atau sering disebut dengan soto kuning. Disebut soto kuning sebab warna kuahnya berwarna kuning kunyit. Aroma kunyit memang sangat dominan di Soto Bogor. Isi soto Bogor pun bisa dipilih sesuai selera pengunjung. Ada kikil, paru, jantung, empal, atau jeroan lainnya. Sama seperti warung nasi, di soto Bogor, pengunjung bebas memilih jeroan yang akan disiram dengan kuah berwarna kuning. Untuk satu potong harga berkisar antara Rp 4.000-Rp 5.000,- Untuk rasanya, jangan Tanya lagi. Soto Bogor sangat gurih kuahnya. Lebih-lebih jika ditambahkan perasan jeruk nipis. Kalau sudah ke sana, pasti akan ketagihan untuk datang kembali.
    administrator, 30-Apr-2010
    Total View : 3129
    Login
    User Email
     
    Password
     New Member? MEMBER SIGN UP
    Sponsored By Seniki.com