Jagung Bakar El-Tari Kupang
    Pergi ke puncak lalu berhenti sejenak sambil menikmati jagung bakar di pinggir jalan? Ehm…itu sudah biasa. Namun kalau ke Kupang, kemana biasanya menikmati jagung bakar? Anda bisa datang ke Jalan El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ada aneka citarasa
    Jagung bakar di Jalan El-Tari, adanya hanya pada malam hari. Siang hari, jalan yang merupakan salah satu jalan utama di Kupang ini, penjual jagung bakar tidak tampak sama sekali. Yohanes, salah seorang penjual jagung bakar mengatakan, siang hari para pedagang tidak boleh berjualan. “Kita mulai berjualan sore hari sampai malam,” terang Yohanes.
    Para penjual jagung bakar biasanya mangkal di bahu jalan. Mereka menggunakan gerobak dan memasang tenda. Mereka berjualan di bahu atau trotoar jalan. Mereka berjejer di pinggir jalan. kantor pemerintahan mulai Makin malam, jalan ini semakin ramai didatangi oleh para pengunjung yang ingin menikmati jagung bakar terutama kau muda-mudi. Jalan El-Tari cukup panjang dan lebar. Jalan El Tari terdiri dari dua jalur yang dipisahkan oleh perpohonan. Di seberang jalan berderet beberapa kantor pemerintah seperti kantor Gubenur.
    Jagung Olesin Sendiri
    Untuk menikmati jagung bakar di Kupang, termasuk murah. Untuk empat jagung bakar, Anda hanya merongoh kocek kurang dari Rp 10.000,- Rasa jagungnya pun sangat beda dibandingkan jagung yang biasa kita nikmati di Puncak. “Rasa biji jagung di sini lebih manis,” kata Marience (30), seorang pengunjung jagung bakar yang dijumpai Restodb.com ketika sedang melakukan tur kuliner di kota Kupang. Uniknya makan jagung bakar di sini, setelah dibakar oleh penjual, pembeli tinggal mengolesinya sesuai keinginan dan seleranya. Di meja, tersedia tiga buah tempat yang berisi bumbu-bumbu olesan seperti mentega, garam, dan sambel.
    Kacang Rebus
    Selain makan jagung bakar, makanan lain yang menjadi favorit di sana adalah kacang rebus atau kacang garing. Kacang rebus menjadi cemilan kedua setelah jagung bakar. Sama seperti jagung, citarasa kacangnya pun sangat manis. Minumnya, bisa memesan kopi susu atau minuman hangat lainnya. Mereka yang datang kesini, umumnya bisa betah berlama-lama. Terkadang sampai lupa waktu. Tak terasa,dua jam lebih kami asyik nongkrong di salah satu penjual jagung bakar. Setelah membayar, kami juga membawa pulang seplastik kresek kacang rebus untuk cemilan saat kembali ke hotel. So, jika Anda ke Kupang, luang waktu untuk menikmati jagung bakar plus kacang rebusnya.
    administrator, 27-Apr-2010
    Total View : 2090
    Login
    User Email
     
    Password
     New Member? MEMBER SIGN UP
    Sponsored By Seniki.com