Terlahir Menjadi Koki
    Menerima tawaran sebagai executive chef di sebuah restoran di Indonesia merupakan suatu tantangan baru bagi Mak Yat Meng, Executive Chef Macau Che Jian Resto & Cafe, Grand Indonesia (West Mall-Entertainment District) 3a Floor, ED1 10. Jakarta.
    “Bagi saya, tawaran tersebut merupakan tantangan menarik,” katanya. “Saya bisa memperkenalkan Macau lewat makanan. Apalagi di sini yang suka masakan Macau juga banyak.” paparnya lagi. Sebelum datang di Indonesia, Chef Mak, demikian biasanya dipanggil, lama bekerja sebagai chef di sebuah restoran ternama di Singapura, yang juga buka cabang di Indonesia. Di negeri singa ini, Chef Mak sudah lebih dari sembilan tahun bekerja sebagai koki.
    Satu tahun bekerja sebagai Executive Chef di salah satu restoran di daerah Pluit, Chef Mak akhirnya bergabung ke Macau Che Jian Bagi Chef Mak, bergabung ke Macau Che Jian Resto & Cafe, dirinya tidak perlu lama beradaptasi. Mengingat menu yang dimasak, kata Chef Mak, masih sama seperti halnya sebelum ia bergabung di Macau Che Jian Resto & Cafe. “Sejak dulu spesialis menu yang biasa saya masak adalah masakan-masakan dari Macau dan Chinese.
    Sambel Penyet, Oke Juga!
    Dunia memasak bagi pria yang baru melepas masa lajang ini bukan sesuatu yang baru baginya. “Keluarga saya suka makan. Ayah saya pernah menjadi seorang koki di sebuah restoran di Malaysia,” tandas pria kelahiran 7 Desember 1976 ini. Karena suka makan, akhirnya ia jdi hobi masak. “Saya bisa masak belajar sendiri (otodidak). Saya tidak pernah sekolah khusus masak,” ujarnya. Lantaran dirinya sering melihat ayahnya masak dan kerap diajak ayahya ke restoran tempat ayahnya bekerja, lamban laun Mak jadi hobi masak. “Terus terus ayah saya adalah guru yang mengajarkan saya memasak,” paparnya. Sebagai seorang koki, Chef Mak juga sering mencicipi masakan lokal dimana ia bekerja. Itu penting katanya, untuk mendapatkan perbandingan rasa dengan masakan yang ia buat. Khusus makanan Indonesia, Chef Mak punya pendapat,”Masakan Indonesia lebih mirip masakan Melayu. Saya pernah makan nasi padang, soto ayam, dan sop buntut,” katanya. Pernah memadukan masakan Indonesia dengan Macau? Tanya Restodb.com. “Pernah sih. Dulu sambel penyet saya pakai untuk masakan saya. Enak juga loh,” pungkasnya.
    administrator, 23-Oct-2009
    Total View : 2064
    Login
    User Email
     
    Password
     New Member? MEMBER SIGN UP
    Sponsored By Seniki.com