Soto Banjar ala Bang Amat
    Sop campur dengan susu kental? Menu ini hanya ada di Depot Soto milik Bang Amat yang ada di bibir sungai Pengambanggan, Banjarmasin. Rasanya selangit!
    Depot Bang Amat adalah milik Bapak Ahmad Lawwani. (37). Supaya lebih gampang diingat orang, nama depannya ia gunakan sebagai nama depotnya. Depot Bang Amat berada di pinggir sungai Pengambanggan. Ada pun aliran airnya menuju sungai Martapura.
    Setiap hari apalagi selepas jam istirahat siang, Depot Bang Amat sangat penuh sesak. Kesibukannya karyawan dari Bang Amat amat luar biasa sibuknya melayani pengunjung yang ingin menikmati soto Banjar dengan campuran susu kental. Mulai jam 9 pagi, kesibukan mulai tampak di Depot ini. Supaya tidak terjadi antrian yang panjang, biasanya piring yang sudah berisi bahan-bahan untuk soto disusun berjejer pada sebuah meja khusus. Sehingga pada saat pengunjung datang, tinggal mengambil piring dan memberinya kuah soto.
    Naik Klotok
    Depot Bang Amat memang sangat terkenal. Makanya Depot Bang Amat sudah masuk dalam jadwal tempat kuliner yang wajib dikunjungi. Menuju Depot Bang Amat bisa dilalui melalui jalan darat dengan memutar. Namun jika ingin jalan pintas, bisa menyeberang dengan naik kapal kecil atau disebut klotok. Cukup membayar Rp 1000 dalam waktu tidak 5 menit, kita sudah sampai ke Depot Bang Amat. Depot Bang Amat terleatk di Jl. Benua Anyar RT. 02 No. 56. Soto Bang Amat tak lain adalah Soto Banjar. Umumnya pada Soto Banjar, terdiri dari potongan ketupat dan suwiran ayam. “Tapi terkadang juga ada yang pesan dengan nasi,” kata Pak Ahmad. Soto Banjar umumnya juga dilengkap pula dengan telur bebek, wortel dan bihun serta kuah soto dengan rasa yang gurih. “Itu sudah khas soto Banjar. Kalau tidak pakai telur bebek, bukan soto Banjar namanya,” kata Pak Ahmad.
    Sop Nasi Campur Susu
    Depot Bang Amat buka setiap hari dari pukul 11 hingga 5 sore. Tapi jam 3-an sudah mulai sepi. Selain Soto Banjar, di Depot yang ada di bantaran sungai ini menyediakan juga sop nasi. Seporsi sop nasi ada potongan daging itik atau ayam. “Selera orang beda. Bisa pilih mau itik atau ayam,” papar Pak Ahmad. Semua disajikan dalam sebuah piring lalu disiram dengan kuah sop. Tidak berbeda jauh jika kita menikmati soto ayam. Khas dari sop nasi ala Bang Amat adalah ditambahkannya susu kental dalam mangkok sop. Supaya kuah terasa sedikit ‘menyengat’ lidah, tambahkan pula perasan jeruk nipis. Depot Bang Amay juga menyediakan sate kambing. Potongan daging kambing lumayan besar. Menyantap lima tusuk sate terasa kenyang. Special dari sate kambing di Depot Bang Amat adalah sausnya bukan dari kacang tanah. “Untuk bumbu sate, saya gunakan kacang mede,” ujarnya. Bila datang sore hari kita akan mendapatkan pemandangan yang cukup menghibur di sekitar aliran sungai. Beberapa anak usia belasan tahun dengan berlapang dada saling beloncatan ke dasar sungai yang cukup dalam. Mereka berenang dan menyelam tanpa ada rasa takut sedikit pun. Wow…! Benar-benar suatu pengamalam yang paling menyenangkan.
    administrator, 17-Mar-2009
    Total View : 865
    Login
    User Email
     
    Password
     New Member? MEMBER SIGN UP
    Sponsored By Seniki.com