Bakso Kepala Sapi Racikan Cah Anggara
    Dibandingkan bakso biasa, Bakso Kepala Sapi (BKS) rasanya lebih gurih dan nikmat. Kuahnya lebih bening dengan rasa mantap. Karena rebusan kuah pakai kepala sapi, kuahnya rendah kolesterol dan minim lemak.
    Bakso Kepala Sapi memang belum banyak yang tahu. Tapi khusus warga Surabaya, jajanan berbentuk bulat yang terbuat dari tepung yang dicampur dengan daging giling dan disajikan dengan kuah dari rebusan daging sapi sudah lama dikenal. Bakso Kepala Sapi racikan Anggara KNJ sudah ada sejak tahun 2003. “Saya jualan BKS sejak tahun 2003. Outlet pertama saya di Klampis, Surabaya,” terang Anggara Kasih Nugroho Jati, pengelola BKS.
    Dari hanya satu outlet di Surabaya, kiosnya terus bertambah. Kini outletnya bertambah menjadi sekitar 10 oulet. Kebanyakan outletnya ada di Jawa Timur. Sebagian lagi lainnya ada di Cibinong dan Bogor. Nah, bagi yang ingin merasakan BKS racikan Anggara KNJ, bisa mengunjunginya ke Jalan Raya Kebon Pedes, Bogor. Sepintas memang BKS tidak beda jauh dengan baso pada umumnya, dengan bentuk bulat. Tapi jika Anda mencobanya, Anda akan menemukan perbedaaan.
    Bakso Kepala Sapi dengan Kuah Rendah Kolesterol
    Seperti motto yang terpampang dalam spanduk BKS : Jangan Menghayal? Kalau Berani Ambil Rasanya!! Anggara ingin menyakinkan kepada para pengunjung, untuk tidak sekedar ‘meraba-raba’ rasa BKS. “Sebaiknya datang dan temukan perbedaan rasa BKS racikan saya dengan bakso lainnya,” papar Anggara. Adapun komposisi dari bakso kepala sapi terdiri dari daging sapi yang digiling , kepala sapi, urat dan tepung pilihan. Ciri khas dari BKS special adalah Menggunakan daging kepala sapi sebagai tambahan pada bakso dan kuah, yang menjadikan BKS menjadi rendah lemak dan lebih Maknyuuss. “Kuah dari BKS terbuat dari rebusan kepala sapi. Sehingga dari segi rasa lebih segar dan warnanya lebih bening tidak kotor atau butek,” tuturnya.
    Habiskan 3-5 KG Kepala Sapi
    Setiap outlet, kata lajang yang juga tercatat sebagai mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, tidak kurang menghabiskan sekitar 3-5 kg kepala sapi. Kepala sapi direbus bersama bumbu-bumbu lainnya supaya menghasilkan taste yang lebih strong dan bau yang lebih wangi. Karena pakai kepala sapi dan bukan paha sapi seperti kuah bakso pada lazimnya, kuahnya menjadi rendah kolesterol ‘Biasanya pada kuah bakso yang lain, lemak selalu menumpuk di atas. Kuah BKS lemak hampir tidak ada. Anda bisa lihat sendiri,” kata Anggara. Karena rendah kolesterol, BKS bisa dikonsumsi oleh mereka yang pantang atau menghindari makanan yang berkolesterol tinggi.
    Bakso Kambing dengan Lontong
    Disamping BKS, tersajikan pula Bakso Kambing (BK). BK dibuat dari daging kambing pilihan. Supaya BK tidak menyengat bau mregus yang biasanya sering identik dengan hewan kambing, dalam pembuatannya ditambahan taburan resep khusus. “Untuk kuahnya tetap sama menggunakan rebusan dari kepala sapi,” urainya. Satu porsi BKS, harganya hanya Rp 9.000. Sedangkan BK Rp 10.000,- Selain mendapatkan 5 pentol bakso nan lezat, dalam seporsi BKS juga bisa dijumpai bihun. “Kalau BK, diatasnya kami beri taburan cincangan daging kambing,” jelas pria kelahiran Purwokerto, 25 September 1984 ini. Dulu, kata Anggara, sebagai variasi ia pernah memberinya toge.Tapi itu tidak berlangsung lama. Soalnya gara-gara toge, rasa kuah jadi tidak karuan. “Toge jadi mempengaruhi rasa kuahmya. Rasa kuahnya tidak lagi segar,” papar Anggara. Selagi menikmati BKS atau BK, Anda bisa memesan lontong yang sepiringnya hanya Rp 2.000,- atau kerupuk rambak Rp 2.500,-
    administrator, 07-Dec-2008
    Total View : 9445
    Login
    User Email
     
    Password
     New Member? MEMBER SIGN UP
    Sponsored By Seniki.com