Kisah Sepotong Ayam dari Sawo Jajar
Berawal dari sebuah warung sederhana di bilangan Sawo Jajar, Bogor, Jawa Barat, pada tahun 90-an Ny. Fatmawati, --- selanjutnya namanya digunakan sebagai merk dagang sampai kini --- membuka restoran dengan menu spesialnya berupa ayam goreng dengan bumbu kuning. Usahanya terus kian berkembang pesat hingga saat ini outletnya tersebar luas hampir 13 kota se-Indonesia. Pasang surut pernah dialami oleh Ny. Fatmawati mulai dari omzetnya yang pernah mencapai 120 juta/bulan (1993), kebakaran hingga ditipu oleh mitranya.
Harga Awal Rp 2.500 perakAwal merintis usahanya Ayam Goreng Fatmawati (AGF), cerita Ny. Fatmawati lantaran ia hobi masak. Iseng, dari hobi masaknya ia coba jual dengan membuka warung kecil-kecilan. Kebetulan saat itu ia mendapat tempat yang sangat strategis, dekat perkantoran. “Saat itu pelanggan saya kebanyakan orang-orang kantor. Jam istirahat, banyak dari mereka makan siang di sini,” papar Ny. Fatmawati. Dari mulut ke mulut, usahanya terus berkembang. Tahun 1993, masih cerita Ny. Fatmawati, ia coba peruntungannya dengan membuka cabang di Internusa Plaza (Sekarang Pangrango Plaza) dengan luas area ± 70 m˛ . Boleh dibilang, omzetnya cukup memuaskan. Saat itu ia bisa meraup untung sekitar 120 juta/bulan hanya jualan ayam “Waktu itu harga satu ekor masih Rp 2500 perak,” papar Ny. Fatmawati. Sayang, baru dua tahun menikmati jerih payahnya, musibah dialaminya. Internusa Plaza terbakar dan menghanguskan seluruh asset restoran. “Sejak itu restoran AGF di Internusa Plaza tutup. Saya hanya kelola yang di Sawo Jajar,” kata Ny. Fatmawati sedih.
Tiga Orang dengan Satu JiwaBeriring dengan perjalanan waktu, Ny. Fatmawati coba bangkit kembali. Tahun 1996, ia kembangkan konsep franchise secara sederhana dengan membuka restoran AGF di Bogor dan Jakarta. Sebelum akhirnya bertemu dengan Ibu Ratna Permanik dan Ibu Erliza Hambali dengan membuka restoran di teras Hotel Salak The Heritage Bogor. Sejak ketemu Franchise AGF dikelola lebih professional. Diakui olehnya, sebelum ketemu dengan kedua temannya ini, AGF bisa dibilang ada dan tiada. Apalagi konsep franchisenya tidak tertata dengan rapi. Banyak kerjasama yang tak beres di tengah jalan. Sejak bertemu tahun 2000, mereka bertiga sepertinya satu rangkaian yang tak bisa dipisahkan. Mereka bekerja saling mengisi satu sama lain. Ny. Fatmawati yang ahli masak, ia fokus dengan masakan dengan membuat resep terutama standarisasi citarasa. Sedangkan Ibu Ratna kebagian tugas menangani SDM dan Ibu Erliza pada bagian research development. “Tadinya kita mau buat restoran baru. Tapi kami berpikir, kenapa tidak mengelola yang sudah ada saja,” kenang Ny. Erliza Hambali.
Ciptakan Lapangan KerjaKolaborasi tiga wanita ini berbuah manis. Ayam Goreng Fatmawati semakin terus berkembang. Outlet kini hamper berjumlah 50 yang tersebar dari Bogor, Depok, tangerang, Cilegon, Bekasi, Jakarta, Cikampek, Cianjur, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Batam. Dalam waktu dekat mereka sedang menjajaki ekspansi ke Jakarta. Padahal awal berdirinya PT. AGF, kata Ibu Erliza, ingin melestarikan masakan tradisional Indonesia terutama Bogor yang terkenal dengan bumbu kuningnya. Disamping itu, lanjutnya, menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, dan menciptakan pasar baru bagi petani lokal. Apalagi sejak krisis moneter menerpa Indonesia tahun 1998, diikuti dengan meningkatnya jumlah pengangguran di masyarakat. “Kami ingin AGF bisa bermanfaat bagi masyarakat yang ingin melakukan usaha dan kami bersyukur dapa membantu pemerintah dengan menyerap tenaga kerja yang cykup banyak,” kata Ny. Fatmawati dengan mata berkaca-kaca. RestoDB, 19-Jun-2008
Total View : 1074 Login
Sponsored By Seniki.com
Restaurants in Indonesia | Restaurants in Singapore Restaurants in Austin, TX USA | Restaurants in Houston, TX USA Copyright © 2007 - 2008, www.restodb.com | Privacy Policy All trademarks and registered trademarks appearing on www.restodb.com are the property of their respective owners. Use of this site is subject to express Terms & Conditions. By continuing past this page, you agree to abide by these terms. Domain provided by DaFiji Sponsored by Seniki (english) |