Dulunya Rimbun oleh Pohon Kemang

    Dulunya daerah Kemang hanya sebuah daerah pinggiran di Jakarta. Sama seperti Ragunan, Cilandak, atau Fatmawati. Sebelum seramai sekarang, Kemang merupakan daerah perkebunan. Di sepanjang jalan yang ada hanyalah perpohonan yang rindang. Satu pohon yang paling banyak dijumpai di daerah ini adalah pohon Kemang (Mangifera Kemang Caecea). Orang sering menyebutnya Camang atau Kemang hingga sekarang! Suasananya pun sangat alami dan asri. Jauh dari kesan ramai. Itu Kemang dalam bingkai masa lalu sebelum tahun 50-an. Bandingkan dengan sekarang, Kemang sudah berubah total! Kemang bukan lagi sebagai daerah perkebunan yang banyak menghasilkan buah Kemang. Kini ia mengalami 'metamoforsis'. Jalan yang membentang dari Kemang Raya sampai Bangka Raya yang panjangnya sekitar 3 kilometer, kini banyak ditumbuhi cafe, resto, dan rumah makan. Kemang yang masuk wilayah Kelurahan Bangka dan memiliki luas wilayah sekitar 550 Ha tersebut, tercatat berdiri kurang lebih sekitar 60an cafe dan restoran. Bahkan beberapa rumah warga kini telah beralih fungsi. Kalau tidak jadi cafe, ya resto.

    Istilah kate anak Betawi punya gaya, Kemang kagak ada matinye. Dari pagi hingga menjelang malam, Kemang terus mengeliat. Ini dimulai pada pukul 10 pagi, kawasan yang juga berdiri beberapa perkantoran ini mulai menampakan aktifitasnya.
    Menjelang siang atau jam makan siang cafe maupun resto, memulai kehidupan. Beberapa resto mulai dibanjiri pengunjung untuk makan siang. Beberapa titik mulai menunjukkan kemacetan. Malam menjelang, kawasan ini agak lebih berbeda dibandingkan pagi atau siang hari. Agak sedikit lebih hidup. Deretan cafe atau resto yang membentang dari dihiasi dengan kerlap-kerlip lampu dengan aneka warna yang gemerlap. Daerah Kemang, sering di istilahkan oleh anak muda sebagai tempat hang out. Tergantung konsep cafe dan restonya, beberapa cafe maupun resto menyuguhkan musik,. Ada cafe atau resto yang menyuguhkan lagu yang hinggar-bingar hingga terdengar sampai di ujung jalan. Tapi ada juga yang menyuguhkan lagu-lagu lembut seperti jazz, country, atau pop. Seringkali cafe mengelar berbagai acara dengan mendatangkan beberapa artis top. Kalau sudah begini, disarankan untuk tidak melewati jalan di depannya. Soalnya bakalan macet. Mobil bergerak kayak siput, tidak bisa kemana-mana. Belum lagi mereka yang parkir sembarangan di bahu jalan. Duh,cape deh!

    Salah satu ikon jalan di Kemang yang paling terkenal adalah persimpangan Mc. Donald atau Mc Cafe. Jalan yang membelah empat ke jalan Bangka dan Kemang ini, saban hari tiada kata macet. Beberapa resto atau cafe mulai dipadati pengunjung yang ingin lunch. Jangan harap Anda mendapatkan tempat parkir di daerah tersebut. Super macet dan full! Nggak heran sih, sebab titik ini menjadi tempat favorit bagi beberapa orang yang ingin lunch. Apalagi setelah direnovasi, penampilan si raja burger ini lebih fresh!! Untuk anak-anak gaul, ada istilah yang menyebutkan, belum ke Jakarta kalau belum ke Kemang. Datang ke Kemang adalah wajib. Aduh mak! Tempatnya nyaman dengan seabreak fasilitas mulai Wi-fi dan layanan drive thru, membuat pengunjung seakan menjadi betah untuk berlama-lama di tempat yang menjadi salah satu ikon dari kawasan Kemang. Di sini Anda bisa berselancar mengelililing dunia dengan computer jinjing sambil ditemani segelas kopi hangat. Di Mc. Donald, Anda bisa menyantap hidangan yang paling banyak digemari seperti Gourment Wrap dan segebok french fries dengan cocolan sambel saus. Cari pilihan lainnya, Anda bisa menyantap sepotong burger dengan secangkir capucino.
    RestoDB, 02-Oct-2007
    Total View : 1949
    Login
    User Email
     
    Password
     New Member? MEMBER SIGN UP
    Sponsored By Seniki.com