Pantheon Da Tavola
Warning: Division by zero in /home/restodb/public_html/libraries/function_global.html on line 765 “ I love this resto! Selalu menjadi urutan pertama setiap kali gue ditanya "Resto Italia mana yang enak?"
Dari beberapa kunjungan gue belum pernah sekalipun dikecewakan. Mulai dari ambience mereka, service, rasa dan quality, superb!
Menu yang gue recommen banget:
1. House specialnya - Pasta dengan udang (gue lupa nama menunya, bhs itali sih)
2. Pasta con botarga - pasta dengan kaviar kering (Rasa sedikit menyerupai ikan asin ^^ tapi ketagihan banget suap demi suapnya)
3. Ravioli (isinya bayam tapi rasanya kok tidak berasa sayur ya?)
4. Pasta dengan tinta cumi (ini tinta cumi fresh bukan pasta hitam instan)
5. Semua menu yang memakai ham prosciutto
Cuma sayangnya hanya 1. Minumnya ga refill sekalipun gelasnya jumbo juga ^^.
” rara, 21-Jan-2008. My Rating : Food : Ambience : Service : Value : Overall ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() “ Selain resto, A Tavola juga punya ritel. dengan bahan-bahan yang ditawarkannya, jadi bisa masak makanan Italia sendiri di rumah. ” Don, 21-Mar-2007. “ one of the best italian restaurant in jakarta!! ” , 05-Dec-2006.
Bagi Bangsa Italia, memasak adalah suatu seni. Hal ini dapat dilihat dari buku masakan yang pertama dan tertua di dunia, berjudul De Re Coquinaria (Tentang Memasak), yang ditulis oleh Celius Apicius sekitar tahun 230 M, dan berisi kumpulan resep masakan dari Bangsa Romawi. Mendekati masa sekarang, ada juga sebuah buku yang ditulis oleh Pellegrino Artusi pada taun 1891, berjudul La Scienza in Cucina e L’Arte di Mangiare Bene (Sains di Dapur dan Seni Makan yang Baik). Dalam buku ini, Artusi memperkenalkan sebuah model kuliner yang baru kepada Bangsa Italia, yang dipadukan juga dengan kebudayaan tradisional dari Italia Utara.
Makanan yang enak harus diimbangi juga dengan pola makan yang baik. Bersamaan dengan itu, hidup juga perlu ditata secara bijak, dengan memperhatikan keseimbangan dan kesehatan. Hal inilah yang menjadi pedoman memasak bagi Bangsa Italia, yang memadukan antara keterampilan memasak dengan sains dan juga kebudayaan.
SalamiSalami (Salame – Eng.) adalah jenis daging olahan yang disajikan tanpa dimasak, melainkan melalui penggaraman, pengeringan di udara terbuka, dan pengasapan. Secara garis besar, jenisnya dapat dibedakan menjadi dua. Jenis yang pertama adalah insaccati, yang menggunakan pembungkus seperti sosis. Yang termasuk jenis ini antara lain salame, cotechino, soppressata, luganiga, zampone, dan mortadella. Jenis yang kedua berupa potongan daging tanpa pembungkus, antara lain prosciutto (ham), spalla (bahu), capocollo (leher), pancetta, culatello, dan speck.
Untuk Pantheon Da Tavola ini, jenis yang digunakan adalah Mortadella, Salame Felino, dan Salame Milano. Mortadella, atau lengkapnya Mortadella di Bologna, adalah jenis sosis yang paling terkenal di Bologna. Sosis ini sudah dikenal sejak abad XVI. Teksturnya padat dan tidak kenyal, sehingga ketika diiris akan terasa begitu lembut.
Salame Felino adalah jenis salami yang telah diproduksi selama lebih dari 200 tahun yang lalu di Emilia, salah satu daerah di wilayah Felino. Dibuat dari daging babi pilihan, yang dibumbui dengan garam, merica, dan soda, kemudian diisi dengan campuran garlic dan merica, dan direndam dalam white wine. Sebelum dapat dinikmati, daging dikeringkan terlebih dahulu selama beberapa bulan. Aromanya khas, teksturnya lembut, dan rasanya lezat.
Salame Milano adalah daging mentah yang berasal dari Kota Milan.Setelah dibumbui, daging dikeringkan selama kurang lebih 9 bulan, sampai mengalami proses fermentasi secara alamiah. Dagingnya berwarna merah ruby, dengan aroma yang khusus, sedangkan rasanya sendiri sangat lembut di lidah.
Keju TradisionalItalia juga terkenal sebagai negara penghasil jenis keju terbanyak. Hingga saat ini, ada sekitar 450 jenis keju yang dihasilkan oleh berbagai daerah di Italia. Bahannya sendiri tidak terbatas pada susu sapi, tetapi juga susu dari domba, kambing, bahkan susu dari banteng.
Untuk Pantheon Da Tavola ini, jenis keju yang digunakan antara lain Grana Padano, Pecorino, dan Gorgonzola. Grana Padano, bersama dengan Parmigiano Reggiano, adalah jenis keju yang terbuat dari susu sapi, yang sangat populer di daerah Italia bagian utara. Pecorino adalah jenis keju yang terbuat dari susu domba, yang dapat dijumpai di bagian tengah dan selatan Italia, sedangkan Gorgonzola adalah jenis keju yang berwarna kebiruan, yang berasal dari daerah utara.
Paduan salami dan keju bernama Pantheon Da Tavola ini dapat dinikmati dengan harga Rp. 180.000,-. A Tavola sendiri merupakan restoran Italia yang menawarkan konsep yang boleh dibilang baru di Indonesia. Kebudayaan tradisional Italia dihadirkan bersama dengan produk-produk kulinernya. Di sini, menu-menu khas dari Italia dapat dinikmati dengan “filosofi makan secara perlahan-lahan” (slow food philosophy), yang berasal dari sebuah gaya hidup Bangsa Italia kuno. Deon, 20-Mar-2007
Total View : 636 Login
Sponsored By
Indonesia Dining Guide | Singapore Dining Guide Copyright © 2007 - 2008, www.restodb.com | Privacy Policy All trademarks and registered trademarks appearing on www.restodb.com are the property of their respective owners. Use of this site is subject to express Terms & Conditions. By continuing past this page, you agree to abide by these terms. |